Pengertian Kubus secara Lengkap

By:
Tag: Bangun Ruang, Pelajaran Matematika, Rumus Matematika
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendapati bangun – bangun yang berbentuk kubus, diantaranya adalah dadu, dan lain-lainnya.

Pada pembahasan ini kami akan membahas tentang pengertian kubus secara lengkap, yang disarikan dari berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pengertian kubus

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kubus adalah ruang yang berbatas enam bidang segi empat (seperti dadu).

Pengertian kubus menurut penulis adalah bangun ruang yang terbentuk dari enam sisi yang berbentuk persegi.

Pengertian lain dari kubus adalah bangun ruang yang semua sisinya berbentuk persegi dan semua rusuknya sama panjang.

Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian kubus adalah bangun ruang yang memiliki enam sisi yang semua sisinya berbentuk persegi dan memiliki 12 rusuk yang semua rusuknya sama panjang.

Perhatikan contoh gambar kubus berikut ini!

Gambar: Kubus ABCD.EFGH

Rumus dan Contoh Soal Barisan Geometri

By:
Tag: Pelajaran Matematika, Rumus Matematika
Selain deret aritmatika, dalam pelajaran barisan bilangan ada juga istilah barisan geometri. Apa yang dimaksud dengan barisan geometri? Apa bedanya antara barisan geometri dengan deret aritmatika?

Pembahasan kali ini akan fokus mengkaji tentang pengertian barisan geometri, perbedaan barisan geometri dan deret aritmatika, rumus barisan geometri, contoh barisan geometri serta contoh soal barisan geometri.

Pengertian barisan geometri

Barisan geometri adalah barisan bilangan yang tersusun berdasarkan pola tertentu dengan perbandingan yang teratur dan tetap pada tiap sukunya.

Perbedaan barisan geometri dan deret aritmatika

Antara berisan geometri dan deret aritmatika adalah sama – sama merupakan barisan bilangan yang tersusun dengan pola yang teratur. Namun untuk deret aritmatika pola bilangan itu berdasarkan beda atau selisih yang tetap untuk setiap sukunya, sedangkan pada barisan aritmatika pola bilangan itu berdasarkan perbandingan yang tetap pada setiap sukunya.

Rumus barisan geometri

Sebelum membahas tentang rumus barisan geometri, sebaiknya kita mengenal Beberapa istilan pada barisan geometri:

a         = suku pertama (U1)
r = rasio atau perbandingan
Un     = suku ke-n
Sn     = jumlah n suku pertama

Rumus barisan geometri untuk mencari nilai perbandingan atau rasio:

r = Un/U(n-1)

Rumus barisan geometri untuk mencari suku ke-n:

Rumus dan Contoh Soal Barisan Geometri
Rumus Suku ke-n

Rumus barisan geometri untuk mencari jumlah n suku pertama:


Rumus dan Contoh Soal Barisan Geometri


Contoh barisan geometri

Berikut ini merupakan contoh barisan geometri;

1. 5, 10, 20, 40, 80, .....
Contoh barisan geometri tersebut di atas memiliki suku pertama (a) = 5 dengan rasio atau perbandingan pada setiap sukunya (r) = 2.

2. 3, 9, 27, 81, ....
Contoh barisan geometri tersebut di atas memiliki suku pertama (a) = 3 dengan rasio atau perbandingan pada setiap sukunya = 3.

3. 4, 20, 100, 500, 2500, .....
Contoh Barisan geometri tersebut di atas memiliki suku pertama (a) = 4 dengan rasio atau perbandingan pada setiap sukunya = 5.

Contoh soal barisan geometri


Contoh I soal barisan geometri

Rumus dan Contoh Soal Barisan Geometri


Contoh II soal barisan geometri

Rumus dan Contoh Soal Barisan Geometri

Rumus Luas Pemukaan Tabung dan Rumus Volume Tabung beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

By:
Tag: Bangun Ruang, Pelajaran Matematika, Rumus Matematika
Pada pembahasan kali ini, selain dijelaskan tentang rumus luas permukaan tabung dan rumus volume tabung serta contoh soal yang dilengkapi dengan pembahasannya, anda juga akan diberikan penjelasan tentang asal-usul rumus luas permukaan tabung dan asal-usul rumus volume tabung serta cara menghitung volume tabung dan luas permukaan tabung.

Rumus luas permukaan tabung

Asal-usul rumus luas permukaan tabung

Perhatikan kembali Gambar tabung berikut ini .

Rumus Luas Pemukaan Tabung dan Rumus Volume Tabung beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

Jika tabung pada gambar tersebut dipotong sepanjang garis AD, keliling sisi alas, dan keliling sisi atasnya, akan diperoleh jaring-jaring tabung seperti pada gambar di bawah ini.

Rumus Luas Pemukaan Tabung dan Rumus Volume Tabung beserta Contoh Soal dan Pembahasannya
Gambar: Jaring-jaring Tabung

Selimut tabung pada Gambar tersebut di atas berbentuk persegipanjang dengan panjang AA' =DD' = keliling alas tabung = 2πr dan lebar AD =A' D' = tinggi tabung = t.

Jadi, luas selimut tabung = luas persegipanjang = p × l = 2πrt.
Luas permukaan tabung merupakan gabungan luas selimut tabung, luas sisi alas, dan luas sisi atas tabung.
Rumus Luas Pemukaan Tabung dan Rumus Volume Tabung beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

Luas permukaan tabung = luas selimut + luas sisi alas + luas sisi atas
                                    = 2πrt + πr2 +πr2
                                    = 2πrt + 2πr2
                                    = 2πr (r + t)

Dengan demikian, untuk tabung yang tertutup, berlaku rumus sebagai berikut.

Luas permukaan tabung = 2πr (r + t)


Rumus Volume tabung

Asal-usul rumus volume tabung

Pada dasarnya, tabung juga merupakan prisma karena bidang alas dan bidang atas tabung sejajar dan kongruen. Untuk lebih jelasnya, perhatikan Gambar berikut ini.

Rumus Luas Pemukaan Tabung dan Rumus Volume Tabung beserta Contoh Soal dan Pembahasannya

Dengan demikian, volume tabung sama dengan volume prisma, yaitu luas alas dikali tinggi.
Oleh karena alas tabung berbentuk lingkaran, volume tabung dinyatakan sebagai berikut.

Volume tabung = luas alas × tinggi
                       = πr2t

Contoh soal dan pembahasan tentang rumus luas permukaan tabung dan rumus volume tabung

1. Diketahui jari-jari alas suatu tabung adalah 12 cm. Jika tinggi tabung tersebut 10 cm, tentukan volume tabung tersebut.

Jawab :
Diketahui : r = 12 cm
                  t = 10 cm

Ditanyakan : volume tabung?

Penyelesaian:
Volume tabung = πr2t
                         = 3,14 · (12)2 · 10
                         = 4.521,6 cm3

Jadi, volume tabung tersebut adalah 4.521,6 cm3

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dalam Bahas Inggris Terlengkap

By:
Tag: Contoh Surat lamaran kerja, Pelajaran Bahasa Indonesia
Berikut ini merupakan contoh surat lamaran pekerjaan guru dalam bahasa Inggris terlengkap. Berisi berbagai macam contoh surat lamaran pekerjaan dalam bahasa inggris dengan berbagai gaya bahasa dan bentuknya.

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dalam Bahas Inggris I



Yogyakarta,  November 27th  2014


Attention To:
Headmaster of Az Zahra Islamic Boarding School
Jl. Airan Raya No. 77 Way Hui
Jati Agung, Lampung Selatan
35365


Assalamu’alaikum wrb.

I am Asti Nur Istiqomah applying for a teaching position in your institution. I am a undergraduate student in Biology at Gadjah Mada University, and I will be awarded an S.Si degree in May 2015. From your vacancy advertisement, I can see that you are looking for science teacher who have spoken English and Arabic language skills. I am available to fill this opening and can begin work immediately after my graduation.  

I have been learning to teaching in discussion concept from becoming a laboratory assistant in Animal Physiology Laboratory of Biology Faculty of Gadjah Mada University for almost one year. I consider such applied responsibilities to be among contributions I can make toward the education of young generation of Islam. 

I have attached my curriculum vitae for your review and this should give you some ideas of my educational qualifications and experience. However, I sincerely look forward to an opportunity to meet with you and further discuss my qualifications.



Wassalamu’alaikum wrb.



Asti Nur Istiqomah

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dalam Bahas Inggris II


 Bandarlampung, 15 November 2014 

Attention To: Human Resources Department 
Az Zahra Islamic Boarding School 
Airan Raya Street. No. 77. Desa Way Hui 
Jati Agung, Lampung Selatan 35365. 

Dear Sir/Madam, 
I have read from your advertisement at Az Zahra Islamic Boarding School website that your school is looking for employees to hold some positions. Based on the advertisement, I am interested in applying application for Administration position. Here, I attach my personal identity: 

Name : Lia Agustina, SS 
Date of birth : Bandar Lampung, 29 August 1987 
Sex : Female 
Religion : Islam 
Citizen : Indonesia 
Address : Jl. P. Tabuan No. 67. Way Halim Permai. Bandar Lampung 
Background educational : English Literature in Teknokrat English Department. 
Phone : (0721) 788655, 085268479319 
Email : lagustina32@gmail.com

I consider myself that I have qualifications as you want. I have good motivation for progress and growing, eager to learn, and can work with a team (team work) or by myself. Beside that I posses adequate computer skill and have good command in English. 

With my qualifications, I confident that I will be able to contribute effectively to your boarding school in administration position. Herewith I enclose my: 
1. Copy of Bachelor Degree (S-1) Academic Transcript and Certificate. 
2. Curriculum Vitae. 
3. Recent photograph with size of 3 x 4 cm 
4. Copy of Identity Card

I would express my gratitude for your attention and I hope I could follow your recruitment test luckily. 

Sincerely, 

Lia Agustina, SS.

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dalam Bahas Inggris III

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dalam Bahas Inggris Terlengkap
Surat Lamaran

Dec 05, 2014
AZ Zahra Lampung Management
ISLAMIC BOARDING SCHOOL
South Lampung 
Lampung

Dear Az Zahra Lampung Management,


Thank you for posting your need for a teaching position on WWW.azzahralampung.com.  I am available to fill this opening and can begin work immediately after hiring.

I recently obtained my Degree from Lampung University. As a graduate in English Education, I have acquainted myself with a range of skills that would allow me to blend with your school.

From your advertisement, I can see that you are looking for candidates who have excellent spoken and written English skills. I have already demonstrated those skills as I contributed to develop English program in my university.

I have attached my resume for your review and this should give you some ideas of my educational qualifications and experience.  However, I look forward to an opportunity to meet with you and further discuss my qualifications.


Very truly yours,

Nurmalasari, S.Pd.

Pengertian Resensi Buku dan Tujuannya

By:
Tag: Pelajaran Bahasa Indonesia, Resensi Buku
Seringkali kita mendapati resensi dari sebuah judul buku di beberapa media massa. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan resensi buku? Bagaiamana cara membuat resensi buku? Apa tujuan pembuatan resensi buku tersebut? Contoh resensi buku?

Beberapa pertanyaan di atas akan coba dijawab dan dijelaskan pada postingan kali ini dan akan disambung pada beberapa postingan lanjutannya.

Pembahasan kali ini akan menjelaskan tentang pengertian resensi buku, tujuan resensi buku, prinsip-prinsip resensi buku, dan contoh resensi buku.

Pengertian resensi buku

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, resensi berarti pertimbangan atau pembicaraan tentang buku atau ulasan buku.

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review.

Pada tiga istilah ini menggarah pada kesimpulan yang sama, yaitu mengulas sebuah buku.

Jadi, yang dimaksud dengan resensi buku adalah tindakan memerikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku.

Macam-macam resensi

Kegiatan resensi tidak hanya fokus pada buku, sebenarnya bidang garapan resensi memiliki cakupan yang sangat luas. Berikut ini adalah klasifikasi besar bidang garapan dari kegiatan resensi, yaitu;

1. Resensi buku; baik berupa resensi buku fiksi, resensi buku nonfiksi,
2. Resensi pementasan seni, seperti resensi film, resensi sinetron, resensi tari, resensi drama, resensi musik atau resensi kaset
3. Resensi pameran seni, seperti resensi seni lukis dan resensi seni patung.

Pengertian Resensi Buku dan Tujuannya
Resensi

Tujuan resensi buku

Sebelum panjang lebar membahas tentang cara membuat resensi buku, sebaiknya kita mengetahui tujuan dari pembuatan resensi buku tersebut, yaitu;

a. Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.

b. Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problema yang muncul dalam sebuah buku.

c. Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

d. Memberikan informasi sekaligus Menjawab pertanyaan yang timbul jika seseorang melihat buku yang baru terbit, seperti berikut:
- Siapa pengarangnya?
- Mengapa ia menulis buku itu?
- Apa pernyataannya?
- Bagaimana hubungannya dengan buku-buku sejenis karya pengarang yang sama?
- Bagaimana hubungannya dengan buku-buku sejenis yang dihasilkan oleh pengarang-pengarang lain?

e. Untuk para pembaca, resensi buku mempunyai tujuan berikut:
- membaca agar mendapatkan bimbingan dalam memilih buku;
- setelah membaca resensi berminat untuk membaca atau mencocokkan seperti apa yang ditulis dalam resensi;
- apabila tidak memiliki waktu untuk membaca buku, maka ia dapat mengandalkan resensi sebagai sumber informasi.

Silahkan baca artikel selanjutnya tentang cara membuat resensi buku, prinsip-prinsip rensensi buku, unsur-unsur resensi buku serta contoh resensi buku.

Memahami Sifat-Sifat Kubus dengan Benar

By:
Tag: Bangun Ruang, Pelajaran Matematika, Rumus Matematika
Pada pembahasan tentang kubus telah dijelaskan tentang pengertian kubus dan unsur-unsur pada kubus. Pada pembahasan kali ini akan diterangkan secara detail tentang sifat-sifat dari kubus.

Untuk memahami sifat-sifat kubus dengan pemahaman yang benar silahkan perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH berikut ini!

Memahami Sifat-Sifat Kubus dengan Benar
Gambar: Kubus ABCD.EFGH

Sifat-sifat kubus

Pada gambar kubus ABCD.EFGH tersebut di atas memiliki sifat-sifat sebagai beriktu:

1. Semua sisi kubus berbentuk persegi

Jika diperhatikan, sisi ABCD, EFGH, ABFE, DCGH, BCGF dan seterusnya memiliki bentuk persegi dan me miliki luas yang sama.

2. Semua rusuk kubus beukuran sama panjang

Rusuk-rusuk kubus AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE  dan seterusnya memiliki ukuran yang sama panjang.

3. Setiap diagonal bidang pada kubus memiliki ukuran yang sama panjang

Perhatikan ruas garis BG dan CF pada Gambar kubus ABCD.EFGH tersebut di atas. Kedua garis tersebut merupakan diagonal bidang kubus ABCD.EFGH pada bidang BCGF yang memiliki ukuran sama panjang.

4. Setiap diagonal ruang pada kubus memiliki ukuran yang sama panjang.

Dari gambar kubus ABCD.EFGH tersebut di atas , terdapat 4 diagonal ruang, yaitu HB,DF, AG dan CE yang semuanya berukuran sama panjang.

5. Setiap bidang diagonal pada kubus memiliki bentuk persegi panjang.

Perhatikan bidang diagonal ACGE pada Gambar kubus ABCD.EFGH di atas. Terlihat dengan jelas bahwa bidang diagonal tersebut memiliki bentuk persegipanjang.

Untuk lebih memahami tentang sifat-sifat dari kubus di atas, silahkan baca-baca lagi pembahasan tentang pengertian kubus dan unsur-unsur kubus.

Contoh Gambar Jaring-Jaring Kubus secara Lengkap

By:
Tag: Bangun Ruang, Pelajaran Matematika, Rumus Matematika
Setelah memahami tentang pengertian kubus, unsur – unsur kubus serta sifat-sifat kubus, pada postingan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang contoh lengkap jaring-jaring kubus.

Sebelum membahas secara detail tentang contoh jaring-jaring kubus, sebaiknya kita memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan jaring-jaring kubus.

Pengertian jaring-jaring kubus

Jaring-jaring kubus adalah beragam variasi kerangka yang dapat membentuk bangun kubus.
Atau dapat pula diartikan bahwa jaring-jaring kubus adalah sisi-sisi suatu kubus yang jika dipadukan akan membentuk suatu kubus.

Contoh gambar jaring-jaring kubus

Terdapat berbagai macam contoh gambar jaring-jaring kubus, diantaranya adalah;

11 jaring-jaring kubus

Pada contoh berikut ini untuk memudahkannya diberi tanda huruf kapital pada sisi alas dan sisi atapnya.
A = sisi alas
T = sisi atap

Contoh gambar jaring-jaring kubus I


Contoh gambar jaring-jaring kubus II

Contoh gambar jaring-jaring kubus III


Contoh gambar jaring-jaring kubus IV


Contoh gambar jaring-jaring kubus V


Contoh gambar jaring-jaring kubus VI


Contoh gambar jaring-jaring kubus VII


Contoh gambar jaring-jaring kubus VIII


Contoh gambar jaring-jaring kubus IX


Contoh gambar jaring-jaring kubus X


Contoh gambar jaring-jaring kubus XI


Rumus Volume dan Rumus Luas Permukaan Kubus beserta contoh soal dan pembahasannya

By:
Tag: Bangun Ruang, Pelajaran Matematika, Rumus Matematika
Untuk melengkapi pembahasan tentang kubus, pengertian kubus, unsur-unsur kubus, sifat-sifat kubus serta jaring-jaring kubus, pada postingan kali ini kita akan membahas secara detail tentang rumus luas dan volume kubus.

Rumus luas permukaan kubus

Untuk mencari luas permukaan kubus, itu sama artinya dengan mencari luas jaring-jaring kubus tersebut.

Oleh karena jaring-jaring kubus merupakan penggabungan dari 6 buah persegi yang sama dan kongruen, maka dapat disimpulkan bahwa luas permukaan kubus adalah 6 (enam) kali luas persegi pada sisi-sisi kubus.

Luas permukaan kubus = luas jaring-jaring kubus
= 6 x luas persegi
= 6 x ( S x S )
= 6S2

Jadi luas permukaan kubus dapat dinyatakan dengan rumus sebagai berikut

L = 6S2

Keterangan:
L = Luas permukaan kubus
S = panjang rusuk kubus

Rumus volume kubus

Untuk menentukan volume sebuah kubus dapat dilakukan dengan cara mengalikan panjang rusuk kubus sebanyak tiga kali. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rumus volume kubus adalah;

Volume kubus = panjang rusuk x panjang rusuk x panjang rusuk
= S x S x S
= S3

Jadi dapt disimpulkan bahwa volume kubus adalah sebagai berikut;

V = S3

Keterangan:
V = volume kubus
S = panjang rusuk kubus

Untuk lebih jelas dalam memahami rumus volume dan rumus luas permukaan kubus silahkan perhatikan contoh-contoh berikut ini!
Rumus Volume dan Rumus Luas Permukaan Kubus beserta contoh soal dan pembahasannya
Kubus ABCD.EFGH

Contoh soal untuk rumus volume dan luas permukaan kubus


1. Ahmad ingin membuat kotak hiasan berbentuk kubus dari kertas karton. Jika kotak hiasan tersebut memiliki panjang rusuk 12 cm, tentukan luas permukan karton dan volumenya?

Jawaban pembahasan:
a. Luas permukaan kubus = 6.S2
                                              = 6 x Sisi x Sisi
                                              = 6 x 12 x 12
                                              = 864 cm2
Jadi, luas permukaan karton yang berbentuk kubus tersebut adalah 864 cm2

b. Volume kubus = S3
                                             = sisi x sisi x sisi
                                             = 12 x 12 x 12
                                             = 1.728 cm3
Jadi, volume kubus tersebut adalah 1.728 cm3

Macam – Macam Kata Ulang dan Contohnya

By:
Tag: Pelajaran Bahasa Indonesia
Pada potingan kali ini kita mengkaji tentang kata ulang, apa yang dimaksud dengan kata ulang? Sebutkan macam – macam kata ulang? Sebutkan contoh kata ulang?

Postingan ini akan membahas semua pertanyaan tersebut di atas, yaitu membahas tentang pengertian kata ulang, macam – macam kata ulang, jenis – jenis kata ulang; kata ulang semu, kata ulang berimbuhan, kata ulang sebagian, kata ulang dwipurna, contoh kata ulang, dan lain-lain.

Pengertian kata ulang

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata berarti unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan yang merupakan perwujudan dari kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa.

Adapun menurut  sumber yang sama, makna dari ulang adalah kata yang terjadi sebagai hasil reduplikasi, misal; rumah-rumah, tetamu, dag-dig-dug.

Berdasarkan makan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa, Kata ulang adalah kata yang terjadi pengulangan pada kata dasarnya.

Macam – Macam Kata Ulang dan Contohnya
Kata ulang

Macam-macam kata ulang dan contohnya

1. Kata ulang dwipurwa

Kata ulang dwipurwa merupakan pengulangan sebagian atau seluruh suku awal sebuah kata atau pengulangan suku kata awal.

Conoth:
Tamu = tetamu
Laki = lelaki
Tangga = tetangga
Sekali = sesekali
Sama = sesama

2. Kata ulang murni (kata ulang dwilingga)

Kata ulang murni atau kata ulang dwilingga adalah kata ulang yang mengulang seluruh kata dasar dan kata berimbuhan.

Contoh:
Takut = takut-takut
Datang = tiba-tiba
Tanda = tanda-tanda
Tiba        = tiba-tiba
Kejadian = kejadian-kejadian

3. Kata ulang berimbuhan

Kata ulang berimbuhan adalah mengulang kata dasar sekaligus dengan imbuhannya (afiksasi).

Contoh:
Malas   = bermalas-malasan
Tinggi = setinggi-tingginya
Pandai = sepandai-pandainya

4. Kata ulang sebagian

Kata ulang sebagian adalah mengulang sebagian dari kata dasarnya.

Contoh:
Berjalan     = berjalan-jalan
Memukul  = memukul-mukul
Berlari = berlari-lari
Sama = sesama
Tangga = tetangga
Berapa = beberapa

5. Kata ulang semu

Kata ulang semu adalah kata dasar yang berupa kata ulang.

Contoh:
Kupu-kupu
Laba-laba
Undur-undur
Biri-biri
Gado-gado
Ongol-ongok
Ondel-ondel

6. Kata ulang perubahan (kata ulang dwilingga saling suara)

Kata ulang perubahan adalah pengulangan kata dasar dengan perubahan.

Contoh:
Balik = bolak-balik
Sayut   = sayur-mayur
Gerak = gerak-gerik
Mandir = mondar-mandir

Makna kata ulang

Setiap kata ulang mempunyai arti dan makna tersendiri, berikut diantara makna dan arti kata ulang;

a. Menguatkan, misalnya,

1) Malam ini sunyi-senyap (amat sunyi).
2) Pesta di rumah terdengar hiruk-pikuk (sangat hiruk = ribut).

b. Kebanyakan, pada umumnya, selalu dalam keadaan, misalnya,

1) Pemain basket di tim itu tinggi-tinggi (pada umumnya tinggi).
2) Bayi di pemukiman itu sehat-sehat (kebanyakan sehat).

c. Agak atau sedikit, misalnya,

1) Bunga itu hampir layu, warnanya merah kecokelat-cokelatan (agak cokelat).
2) Akibat terjatuh dari pohon, anak itu berjalan terpincang-pincang (sedikit pincang).

d. Paling, bagaimanapun, …mungkin, misalnya,

1) Nilai agar dapat lulus UAN serendah-rendahnya 5,0 (paling rendah).
2) Potonglah sayuran itu sekecil-kecilnya (sekecil mungkin).
3) Sejahat-jahatnya manusia, suatu saat pasti akan bertobat (bagaimanapun jahatnya).

e. Berulang-ulang, misalnya,

1) Jangan berteriak-teriak di sini, mengganggu orang!
2) Adik mencari ibu sambil memanggil-manggil namanya.

f. Saling, misalnya,

1) bersalam-salaman
2) berpeluk-pelukan

g. Bermacam-macam, misalnya,

1) buah-buahan
2) lauk-pauk
3) sayur-mayur

h. Menyerupai, misalnya,

1) kuda-kudaan
2) anak-anakan
3) langit-langitan

i. Menyatakan jumlah, misalnya,

1) sedikit-sedikit
2) masing-masing
3) satu-satu

j. Selalu, misalnya,

1) Ibu membela-belai adik untuk menunjukkan kasih sayangnya.
2) Hatinya sedih karena setiap hari dimaki-maki oleh pamannya.

Pengertian dan Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks Lengkap

By:
Tag: Pelajaran Bahasa Indonesia
Dalam bahasa Indonesia ada 2 macam jenis kalimat, yaitu kalimat simpleks dan kalimat kompleks. Kedua kalimat ini memiliki pengertian dan ciri-ciri yang berbeda. Perbedaan kedua jenis kalimat ini ada pada kelengkapan pola kalimat masing-masing.

Untuk lebih jelasnya tentang pengertian kalimat simpleks dan kompleks, perbedaan kalimat simpleks dan kompleks, serta contoh kelimat simpleks dan kompleks dalam bahasa Indonesia, silahkan baca pembahasan selanjutnya.

Pengertian kalimat simpleks dan kompleks

Kalimat simpleks adalah kalimat yang terdiri satu setruktur kalimat dengan satau verb utama, umumnya hanya memiliki pola S P O atau S P O K.

Kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu pola atau struktur kalimat dan di dalam kalimat ini terdapat lebih dari satu aksi.

Perbedaan kalimat simpleks dan kompleks

Dianatara perbedaan kalimat simpleks dan kompleks adalah bahwa Kalimat simpleks mempunyai setruktur lebih sederhana, sedangkan kalimat kompleks memiliki struktru lebih lengkap.

Umumnya kalimat simpleks hanya memiliki satu pola S P O atau S P O K, sedangkan kalimat kompleks memiliki lebih dari satu pola S P O atau S P O K yang dihubungkan dengan kata baca (konjungsi) atau dengan hanya sekedar dengan tanda koma atau bahkan tidak juga dihubungkan dengan tanda baca apapun.
Pengertian dan Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks Lengkap
Gambar: Kalimat simpleks dan Kompleks

Contoh kalimat simpleks dan kompleks

Perhatikan contoh berikut ini!
1. Mangga dan Rambutan termasuk dalam jenis buah-buahan.
2. Mangga dan Rambutan yang berada di taman termasuk dalam jenis buah-buahan.

Kedua kalimat di atas termasuk contoh kalimat simpleks karena hanya memiliki satu verba utama yaitu ‘termasuk’ sedangkan kata ‘yang berada di taman’ pada contoh ke 2 bukanlah verba utama, namun kedudukannya hanyalah sebagai penjelas dari nomina yang berada di depannya.

Mangga dan Rambutan  termasuk dalam  jenis buah-buahan.
              S P (V)                       K

Perhatikan contoh berikut ini!
1. Kamu akan mendapat prestasi bila kamu belajar dengan rajin
2. Mangga kecil ini merupakan jenis mangga Indonesai dan yang besar tergolong mangga Bangkok.

Kedua kalimat di atas termasuk contoh kalimat kompleks karena memiliki lebih dari satu verba. Pada kalimat pertama memiliki verba ‘mendapat’ dan ‘belajar’ dengan konjungsi ‘apabila’.

Sedangkan pada kalimat kedua memiliki dua verba juga yaitu ‘jenis’ dan ‘tergolong’ dengan kata konjungsi ‘dan’.