Pengertian dan Rumus Pertumbuhan Penduduk

Pada pembahasan kali ini kita akan menjelaskan secara gamblang tantang pertumbuhan penduduk; pengertian pertumbuhan penduduk, rumus pertumbuhan penduduk, dan dampak dari pertumbuhan penduduk serta faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk.

Seiring dengan perkembangan kebudayaannya, jumlah manusiapun makin bertambah. Hal itu karena mereka sudah mampu mengelola dan memanfaatkan alam dengan baik. Kondisi ini tidak diikuti dengan perluasan daerah karena luas permukaan bumi tetap.

Dampak pertumbuhan penduduk

Akibatnya, penduduk di bumi makin padat. Pertambahan manusia yang selalu meningkat menuntut berbagai sarana untuk memenuhi semua kebutuhan setiap manusia. Berbagai permasalahan di bidang ekonomi dan sosial akan timbul akibat pengaruh kepadatan populasi manusia.

Berbagai permasalahan lain juga akan bermunculan, jika inti permasalahan ini tidak segera diselesaikan. Apakah yang akan terjadi apabila pertambahan penduduk menjadi tidak terkendali? Kita akan mempelajarinya lebih mendalam di pembahasan ini.

Dampak Pertumbuhan Penduduk

Jumlah penduduk mengalami perubahan dari waktu ke waktu disebut dinamika penduduk. Perubahan jumlah penduduk disebabkan oleh kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi).

Kemajuan teknologi di segala bidang, termasuk di bidang kesehatan, menjadikan kesejahteraan manusia semakin meningkat. Kondisi ini menyebabkan terjadinya pertumbuhan penduduk.

Secara umum pertumbuhan penduduk terjadi apabila jumlah kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian dan jumlah orang yang datang (imigrasi) lebih besar daripada jumlah orang yang pergi (emigrasi).

Rumus Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk dapat dirumuskan:
P = (l - m) + (i - e)

Dengan
P = pertumbuhan penduduk
l = jumlah kelahiran (natalitas)
m = jumlah kematian (mortalitas)
i = jumlah orang yang datang (imigrasi)
e = jumlah orang yang pergi (emigrasi)

Besar tingkat pertumbuhan penduduk dapat dihitung dengan hanya memerhatikan angka kelahiran dan kematian. Adapun angka emigrasi dan imigrasi diabaikan karena jumlahnya terlalu kecil. Hal itu disebut angka pertumbuhan penduduk alamiah.

Ukuran pertumbahan penduduk dalam suatu waktu, misalnya dalam waktu 10 tahun disebut pertumbuhan per dekade. Hal itu ditunjukkan dalam bentuk persentase.

Tingkat pertumbuhan penduduk (yang ditunjukkan dengan bentuk persentase) berguna untuk meramalkan jumlah penduduk pada beberapa tahun yang akan datang. Pertumbuhan penduduk per dekade dirumuskan:

Pt = Po (1 + 􀀎r)n

Dengan
Pt = jumlah penduduk setelah n tahun
Po = jumlah penduduk permulaan (sebelum n tahun)
r = tingkat pertumbuhan penduduk (dalam desimal)
n = jumlah selisih tahun

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk

a. Natalitas 

Natalitas atau angka kelahiran adalah angka yang menunjukkan jumlah bayi yang lahir hidup dari setiap 1.000 orang dalam satu tahun. Angka kelahiran dihitung dengan rumus sebagai berikut.
Pengertian dan Rumus Pertumbuhan Penduduk
.

Angka kelahiran berguna untuk melihat tingkat kelahiran per tahun atau laju pertumbuhan kelahiran. Laju pertumbuhan kelahiran akan memperlihatkan kesuburan di suatu daerah.

Angka kelahiran memiliki beberapa kriteria, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Angka kelahiran tergolong tinggi, apabila nilainya di atas 30. Angka kelahiran tergolong sedang, apabila nilainya di antara 20–30. Angka kelahiran tergolong rendah, apabila nilainya di bawah 20.

b. Mortalitas

Mortalitas atau angka kematian adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian untuk setiap 1.000 penduduk dalam satu tahun. Angka kematian dihitung dengan rumus.

Pengertian dan Rumus Pertumbuhan Penduduk

Angka kematian mempunyai beberapa kriteria, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Angka kematian tergolong tinggi, apabila nilainya di atas 19. Angka kematian tergolong sedang apabila nilainya di antara 14–18. Angka kematian tergolong rendah apabila hasilnya menunjukkan angka di bawah 13.

c. Migrasi

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain. Orang yang melakukan perpindahan disebut migran. Migrasi dapat terjadi dalam satu negara atau antarnegara.

Migrasi dalam satu negara meliputi urbanisasi dan transmigrasi. Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari satu pulau ke pulau lain dalam satu negara.

Urbanisasi dan transmigrasi tidak memengaruhi jumlah penduduk dalam suatu negara. Migrasi yang terjadi antarnegara meliputi imigrasi dan emigrasi.

Imigrasi adalah masuknya penduduk ke suatu negara. Adapun emigrasi adalah keluarnya penduduk dari suatu negara. Imigrasi dan emigrasi memengaruhi jumlah penduduk suatu negara.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel